Manajemen PSS Sleman mengaku selalu mengalami kerugian dalam empat laga kandang. Meski demikian, manajemen tim berjuluk Super Elang Jawa ini mengaku optimis bisa mengikuti kompetisi Divisi Utama 2009/2010 hingga akhir kompetisi. Manajemen PSS juga siap mengikuti Copa Indonesia yang bakal digelar bulan Maret mendatang.
Manajer keuangan PSS Sleman, Samsidi, mengatakan manajemen selama ini menanggung beban yang berat dalam hal penyelenggaraan laga home. Pasalnya tiket masuk, yang diperkirakan akan mampu menutup pembiayaan tim di putaran pertama, justru jauh dari harapan.
Dari empat laga home yang dilakoni PSS di stadion Maguwohaqjo, panitia pelaksana (Panpel) pertandingan PSS hanya mampu meraup pemasukan dari sektor penjualan tiket sebesar Rp 120.000.000,- atau Rp 30.000.000,- per pertandingan. Sementara penyelenggaraan laga home menghabiskan dana sebesar Rp 70.000.000,- per pertandingan. "Memang sulit, kami berusaha mendapatkan penambahan biaya tim dari sektor tiket, tapi kami justru tombok. Namun, melawan PSIM dalam laga derby pamungkas pada akhir putaran pertama, kami optimis bisa mendapatkan pemasukan sebesar target Rp 50.000.000,-" katanya.
Manajemen PSS saat ini tengah terus melakukan pendekatan dan penggalangan dana dengan sejumlah pihak demi menutup biaya yang diperkirakan semakin meningkat mengingat PSS akan ambil bagian di Copa Indonesia 2010. "Kami siap ikut Copa Indonesia. Saat ini kami masih terus mengusahakan pencarian dan dari pihak sponsor. Dan dari hasil evaluasi yang kami lakukan usai lawatan ke Gorontalo, pelatih mengatakan tetap akan mempertahankan pemain lama dan kemungkinan tetep tidak akan menggunakan pemain asing," jelas dia. Samsidi mengungkapkan, untuk bisa mengikuti putaran kedua mendatang, manajemen membutuhkan dana minimal sama seperti putaran pertama.
Di putaran pertama, PSS mendapatkan mengeluarkan anggaran sebesar Rp 2,6 miliar. Dari jumlah tersebut, usaha yang dilakukan oleh manajemen dari penggalangan dana hanya mampu mengumpulkan setengahnya, sedangkan setengahnya lagi diusahakan dari sektor lain.
Dengan ikutnya PSS Sleman di ajang Copa Indonesia, anggaran awal yang disiapkan yakni 1,9 miliar di putaran kedua, dipastikan akan semakin membengkak dan besarannya hampir sama dengan kebutuhan diputaran pertama. "Hampir sama, karena kami ikut Copa Indonesia. Sejauh ini, kami mendapatkan penjelasan dari pelatih jika tetap akan mempertahankan formasi lama diputaran kedua, jumlah tersebut lebih meningkat lagi jika kami melakukan perombakan tim secara besar-besaran," pungkas dia.
by: M.Fajar (Slemania Green Fort)
Sejarah
Profil
Site Supporter PSS
Indonesia Supporter's
Friends List
Archives
-
▼
2010
(76)
-
▼
Januari
(20)
- PSS Sleman Gunduli PSAD 7-0
- PSS Kembali Gelar Uji Coba Melawan PSAD
- Fokuskan Pemain Seleksi, Sore Ini PSS Jajal Bantul...
- Manajemen PSS Isyaratkan Rekrut Pemain Asing
- PSS Sleman Ditahan Imbang PPSM Sakti 2-2
- Nkomo Batal Direkrut, Sabtu Sore PSS Gelar Uji Coba
- Piala Indonesia Digelar Bulan Maret
- Manajemen Mendengar Aspirasi Slemania
- PSS Kalahkan PSIM Dalam Derby DIY
- Dua Legiun Asing Minati PSS
- Sejarah Terbentuknya Slemania
- Sejarah Didirikannya MIS (Maguwoharjo Internationa...
- Sejarah Tim Hijau PSS Sleman Menuju Sepakbola Nasi...
- PSS Gelontor Gawang Panji Putra 3 Goal
- Cek Peningkatan Fisik Melawan Panji Putra
- Yance Inginkan Nkomo Bergabung PSS
- Extra Joss Sponsor Liga Indonesia Divisi Utama
- Manajemen PSS Menanggung Beban Berat
- Berita Duka
- Copa Indonesia Kembali Bergulir Bulan Maret 2010
-
▼
Januari
(20)
Link Banner
Labels
- Copa Indonesia (1)
- Green Fort (4)
- Liga Indonesia (1)
- Merchandise (1)
- PSS Sleman (57)
- Sejarah (3)
- Slemania (16)
- Stadion (2)
- Uji Coba (6)
Manajemen PSS Menanggung Beban Berat
Label: PSS Sleman
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 comments:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan pesan dan uneg-uneg anda tentang berita tersebut disini