Tampilkan postingan dengan label Stadion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stadion. Tampilkan semua postingan

Panpel PSS Sleman Naikkan Harga Tiket

Panitia pelaksana (Panpel) PSS Sleman didukung Slemania setuju menaikkan harga tiket sebesar Rp 5.000 setiap tribun yang mulai diberlakukan pada saat tim 'Laskar Sembada' menjamu Persigo Gorontalo di stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (23/2) mendatang. Demikian hasil rapat Panpel dan Slemania di gedung BPKKD, Sleman, Jumat (19/2) malam.
Wakil ketua Panpel Sudaryo BA lebih rinci menjelaskan untuk tribun hijau dan kuning yang semula Rp 10.000, menjadi Rp 15.000. Tribun merah, Rp 15.000 menjadi Rp 20.000 dan tribun biru yang semula Rp 25.000 naik menjadi Rp 30.000.
Alasan menaikkan harga tiket tersebut di antaranya dengan masuknya 3 pemai asing biaya rutin PSS juga naik, selain itu PSS juga bertekan untuk mempertahankan PSS Sleman tetap eksis di Liga Utama PSSI tahun depan. Maka walaupun saat ini PSS masih di papan bawah, namun tetap optimis target dapat dicapai.
Sedangkat ketua Slemania, R Supri Yoko mengatakan, pihaknya mendukung kenaikan harga tiket tersebut karena Slemania tak ingin tahun ini degradasi dari Divisi Utama ke Divisi Satu. "Lebih baik kita naikkan tiket sedikit tetapi bisa mempertahankan PSS di Divisi Utama," kata Yoko.
Jika PSS sampai degradasi ke Divisi I biayanya akan lebih mahal untuk kembali naik ke Divisi Utama. Untuk itu ia mengharapkan warga Sleman dan pecinta PSS dimana saja untuk mohon kesadaran tentak naiknya harga tiket tersebut. Slemania juga telah mengusulkan pada Panpel untuk menghidupkan kembali Bala Slemania yang akan membantu petugas mengendalikan suporter. Tadi malam Slemania juga mengadakan launching pemai asing sekaligus mengadakan koordinasi antar Laskar di depan Stadion Old Tridadi, Sleman.

by: Admin 1 oleh M.Fajar

Lampu Stadion Maguwoharjo Dipasang Tahun Ini

Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan akan memasang lampu penerangan lapangan untuk Stadion Maguwoharjo pada tahun ini. Pemasangan lampu dengan nilai anggaran Rp 7,3 miliar itu akan memungkinkan pertandingan sepak bola digelar malam hari.

Kepastian anggaran pemasangan lampu telah disetujui DPRD dalam anggaran perubahan 2009. Eksekutif tinggal melaksanakan proyeknya saja.

"Kami optimistis akhir tahun ini sudah bisa selesai," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (BPKKD) Sleman Samsidi, Jumat (21/8).

Sejak mulai digunakan pada tahun 2006, stadion internasional berkapasitas 40.000 penonton itu hingga kini memang belum memiliki lampu penerangan. Hal itu membuat Sleman selalu ditolak untuk menggelar pertandingan level internasional, kata Samsidi.

Pengajuan pemasangan lampu kandang klub PSS Sleman itu, tambah Samsidi, sebenarnya telah diajukan sejak tahun 2008. Namun, usulan itu selalu ditolak DPRD karena kebijakan prioritas anggaran yang tidak memungkinkan.

Namun, anggaran itu bisa terwujud tahun ini karena APBD perubahan Sleman memeroleh tambahan Rp 22 miliar setelah direvisi Gubernur DI Yogyakarta pada Juli lalu. Hal ini membuat penambahan item belanja menjadi memungkinkan, salah satunya digunakan untuk pemasangan lampu tersebut.

Pelaksanaan proyek diperkirakan dimulai pada September ini dengan pengumuman pelelangan yang memakan waktu 1-1,5 bulan. Pengerjaan proyek sendiri diperkirakan memakan waktu 2,5 bulan sehingga lampu sudah akan terpasang paling lambat akhir tahun ini.

Dihubungi terpisah, Manajer PSS Sleman Rumadi mengatakan pemasangan lampu stadion sudah menjadi kebutuhan mutlak bagi timnya. Pasalnya, tanpa lampu, pertandingan kandang PSS yang selama ini dimainkan sore hari sering terganggu jika cuaca mendung.

Selain itu, lampu stadion juga merupakan salah satu persyaratan wajib dari Badan Liga Indonesia bagi klub-klub untuk bisa ikut kompetisi Liga Super. Saat ini, PSS masih bersaing di Divisi Utama.

"Dengan dipasangnya lampu, kita sudah siap jika nanti naik kasta ke Liga Super," katanya.

by : Admin 1 [ M.fajar / Slemania Green Fort ]