Tampilkan postingan dengan label Slemania. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Slemania. Tampilkan semua postingan

Daniel Masuk Rekomendasi Tangani PSS

Organisasi suporter PSS Sleman, Slemania, merekomendasikan Daniel Roekito kepada manajemen PSS Sleman untuk menangani "Skuad Elang Jawa" dalam kompetisi Liga Divisi Utama musim depan. Namun jika tidak bisa, maka PSS dianjurkan untuk mencari pelatih yang kemampuannya selevel dengan Daniel Roekito.

Ketua Umum Slemania menilai Daniel sebagai pelatih yang mampu

Slemania Rekomendasikan 7 Pemain Lokal

Kelompok pendukung PSS Sleman, Slemania, merekomendasikan tujuh pemain lokal untuk memperkuat tim berjuluk Elang Jawa ini di Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2010-2011.

Namun, Ketua Slemania, Supriyoko, mengatakan tujuh pemain tersebut harus didampingi pemain pengalaman. “Kami akan menyarankan sebanyak lima hingga tujuh pemain lokal untuk mengisi skuat PSS musim depan.

Sarasehan Slemania, Brajamusti dan Pro Duta Sambut Baik

Slemania, Brajamusti dan Pro Duta menyambut baik digelarnya Sarasehan Sepakbola DIY di Joglo SKH Kedaulatan Rakyat Jalan P Mangkubumi, Selasa (20/4) siang ini mulai pukul 11.30 WIB (maju satu jam dari undangan semula, Red). Wasekjend 2 Brajamusti Eko Satriyo Pringgondani berharap sarasehan ini akan melahirkan keputusan dan komitmen-komitmen untuk kemajuan sepakbola dan suporter DIY.

“Pembinaan suporter perlu campur tangan pihak lain, terutama pemerintah. Dan kami berharap sarasehan ini bisa dijadikan momentum untuk memulai proses menuju suasana kondusif di antara wadah suporter DIY,” jelas Eko kepada KR, kemarin sembari menyatakan Brajamusti siap menghadiri sarasehan ini.

Sedangkan Ketua Slemania R Supri Yoko memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya pada Harian tertua di Yogyakarta yang juga sebagai tempat lahirnya suporter-suporter di DIY yang menggagas sarasehan itu. Dari sarasehan ini diharapkan sepakbola di DIY tak lagi diwarnai gesekan-gesekan antarsuporter, namun tetap berjalan aman dan lancar.

Slemania sendiri kini terus berupaya membenahi diri agar tetap menjadi supporter yang anti anarkhis, namun tanpa dukungan dari semua pihak hal itu juga akan sulit tercapai. Untuk itu dengan sarasehan suporter itu diharapkan nantinya bisa menimbulkan rasa aman bagi semua penonton di DIY sehingga dapat saling mendukung.

Saat ini diakui kondisi suporter di DIY walaupun di tingkat atas tetap rukun namun di bawah masih terjadi saling salah pengertian sesama suporter sehingga kalau akan mendukung tim lain justru takut menjadi salah sasaran. Sebetulnya kalau suporter DIY bersatu tim-tim DIY pasti akan maju, kalau kalau sesama DIY sendiri masih sering terjadi gesekan akhirnya klub-klub DIY justru akan sulit untuk maju.

“Maka dalam sarasehan tersebut nanti bisa melahirkan semacam deklarasi sesama suporter tidak hanya di lapisan atas saja namun juga harus sampai bawah agar pertandingan betul-betul aman dan lancar,” harapnya.

Sementara itu Manajer Teknik Pro Duta Vivi Hendry mengatakan, Pro Duta menyambut baik rencana tersebut apalagi sesama klub DIY Pro Duta selama ini seperti dianak tirikan, setiap pertandingan tak ada penonton dan tak punya pendukung sehingga setiap pertandingan Pro Duta harus nombok cukup besar.

Maka dalam sarasehan tersebut Pro Duta berharap pada warga DIY bisa menerima Pro Duta yang juga klub milik DIY yang wajib diberikan dukungan. Tanpa itu Pro Duta juga akan sulit untuk maju. Selama ini Pro Duta dengan Laskarnya Senopati selalu sepi dari penonton bahkan sering kalah dengan penonton tamu, sehingga Pro Duta main di kandang sendiri seperti main dikandang lawan.

Dalam sarasehan tersebut Pro Duta juga akan datang. “Namun karena mendapatkan tiket pesawat yang baru bisa berangkat dari Jakarta pukul 13.00 sehingga mohon maaf bila nanti Pro Duta terlambat. Pro Duta tetap akan mematuhi apa yang diputuskan dalam sarasehan tersebut dan yang pasti Pro Duta akan berusaha tetap berada di DIY dan menyemarakan persepakbolaan di DIY,” tandasnya.(kr)

[ by : Admin/slemania-greenfort.co.cc ]

Slemania Inginkan Manajemen PSS Dirombak

Slemania sebagai pendukung PSS Sleman tak mau terus-menerus ‘senam jantung’ di lapangan karena tim yang didukung selalu berada dalam posisi yang mengkhawatirkan. Untuk itu dalam kompetisi mendatang PSS harus bisa bersaing di papan atas. Kalau mungkin, harus punya target ke Liga Super.
Hal itu dikatakan ketua umum Slemania, Supri Yoko saat dihubungi, Sabtu (3/4) kemarin.
Slemania bersyukur karena PSS masih bisa bertahan di Divisi Utama, walaupun dalam pertandingan putaran kedua PSS selalu membuat suporter dan manajemen panik karena target menang di kandang banyak hilang. Melihat hasil yang dicapai tahun ini dapat sebagai pelajaran bagi jajaran manajemen. Untuk itu pembenahan manajemen sangat diperlukan dan diharapkan bisa diisi orang-orang yang punya power, baik di dalam maupun di luar. “Saat ini manajemen PSS diisi orang-orang yang sudah tua dan waktu mereka sudah tersita di kantor, sehingga sulit jika mereka harus sering datang ke lapangan,” kata Yoko.
Manajemen PSS ke depan harus bisa membawa PSS lebih baik, dalam arti harus menyiapkan materi dan dana yang lebih baik daripada saat ini. PSS sudah saatnya punya sasaran untuk menduduki kasta tertinggi kompetisi di Tanah Air yaitu ke Liga Super.
Sarana di Sleman sudah cukup memenuhi syarat untuk mempunyai tim Liga Super, Stadion Maguwoharjo tinggal melengkapi lampu, hotel-hotel cukup banyak dan dekat dengan bandara, sehingga tak akan menyulitkan tim tamu.

[ by : Admin/slemania-greenfort.co.cc ]

Libas PSIR 3-1, PSS Bertahan Di Divisi Utama

PSS Sleman akhirnya mampu memperoleh hasil manis dalam laga terakhir Liga Joss Indonesia di Stadion Maguwoharjo Sleman, Selasa (30/3). Tim tuan rumah mampu mengkandaskan tamunya PSIR Rembang dengan skor 3-1 sehingga tetap aman di Divisi Utama.

Pertandingan sore ini berjalan cukup dramatis. Tuan rumah yang tampil dengan penuh percaya diri mampu mengejutkan tamunya dengan gol cepat di menit awal babak pertama. Anwarudin yang bergerak di sektor kiri mampu melakukan krosing dengan cermat yang diteruskan M Eksan dengan heading. Skor berubah 1-0 bagi tuan rumah.

Pemain gelandang PSS, Anang Hadi mampu menggandakan keunggulan setelah berhasil memanfaatkan bola muntah hasil sepakan M Eksan. Skor pun berubah 2-0 pada menit ke-17. Namun keunggulan 2 gol ini tidak berselang lama. Satu menit kemudian, tim tamu berhasil memperkecil ketinggalan.

Berawal dari kesalahan komunikasi antara sang kiper Barep Wahyu dengan pemain belakang, Abda Ali, striker PSIR Lubis Syukur dengan mudah mampu melesakkan bola ke gawang PSS Sleman.

Gol terakhir PSS diciptakan melalui titik putih setelah M Eksan dilanggar oleh Tassiou Baki. M Eksan pun kembali menyumbangkan gol keduanya di menit ke-26. Keunggulan 3-1 ini tidak berubah hingga 45 menit babak kedua berakhir.

Pada babak kedua, banyak peluang emas yang berhasil diciptakan, namun lemahnya penyelesaian akhir, membuat tak satupun gol mampu tercipta. Salah satunya skema cantik antara Mamodou dengan Sahid Widianta. Saat Mamodou berhasil menusuk ke dalam kotak pinalti serta memperdayai lini belakang PSIR, umpan manisnya ke Sahid yang berdiri bebas di depan gawang tidak mampu diselesaikan dengan tenang.

Tercatat satu kartu kuning dikeluarkan wasit Anselmus dari Surabaya kepada pemain PSIR, Tassiou Bako.

Pembina PSS Sleman yang turut menyaksikan laga terakhir ini, Sri Purnomo, mengaku puas dengan torehan para pemainnya. Pihaknya pun berjanji akan membawa PSS ke Liga Super pada putaran mendatang. "Kami puas karena posisi PSS Sleman sudah aman di Divisi Utama. Setelah ini tentunya akan ada evaluasi pemain. Mereka yang bermain bagus akan kami pertahankan. Tujuan kami kedepan, PSS bisa masuk Liga Super," terangnya usai pertandingan.

Sementara pencetak 2 gol PSS dalam pertandingan ini, M Eksan, mengaku sangat bersyukur dan bangga gol yang dibuatnya. Dirinya pun siap untuk terus membela PSS Sleman jika masih dibutuhkan di tahun depan. "Ya, sangat termotivasi. Saya puas dan saya bersyukur. Kalau masih dibutuhkan, saya siap membela PSS Sleman kembali," ujarnya kepada KRjogja.com.

Suasana kekeluargaan suporter juga terlihat pada pertandingan ini. Suporter PSIR ikut bergabung bersama dengan suporter PSS dan terus menyanyikan lagu-lagu kebanggan Slemania. Bahkan, usai pertandingan, Slemania nampak mengejar para pemain PSS untuk berfoto bersama dan meminta kenang-kenangan.

PSS Sleman Pikul Beban Berat

PSS Sleman memikul beban berat saat meladeni Laskar Dampo Awang, PSIR Rembang pada laga pamungkas pada musim ini di stadion Maguwoharjo (MIS), Selasa (30/3). Hal itu diakui oleh pelatih PSS, Singh Bettay.

Pelatih yang menggeser posisi Yance Metmey tersebut mengakui adanya beban berat yang cukup akan mengganggu laga kali ini. Namun dirinya telah meminta kepada anak asuhnya untuk bermain lepas dan maksimal.

"Ya, harapan kami lolos dari degradasi sepertinya memang sangat berat sekali. Namun anak-anak tetap termotivasi. Kami akan bermain normal seperti biasanya. Inilah kesempatan terakhir kami untuk mencoba lepas dari jerat degradasi," katanya, Senin (29/3).

Pria asal Papua tersebut mengaku beban berat untuk lepas dari jurang degradasi memang sempat membuat anak asuhnya sedikit mengalami gangguan saat latihan akhir-akhir ini.

Karenanya dirinya menerapkan latihan ringan dan kembali menata mental pemain yang sebagian besar masih muda tersebut untuk mampu melepas ketegangan saat melawan PSIR Rembang dihadapan puluhan ribu Slemania yang direncanakan akan mengerahkan anggota dari Laskar serta Korwil untuk dapat memberikan dukungan langsung secara total kepada PSS.

Selain itu, usaha berupa doa bersama supporter, simpatisan dan juga manajemen, Minggu (28/3) malam diharapkan memantapkan langkah pemain untuk mampu bermain maksimal dalam laga tersebut.

"Mereka justru nantinya akan mampu tampil lepas alias 'nothing to lose'. Tak ada lagi beban berat seperti laga-laga sebelumnya, meskipun kami tetap harus memberikan kemenangan untuk supporter pada pertandingan kandang terakhir ini," jelas dia.

( by: Admin/GreenFort )

Slemania Sayangkan Manajer Tim PSS

Slemania menyayangkan langkah manajer tim PSS yang membawa pemain-pemain lapis kedua ketia bertandang ke Papua. Lahkah tersebut dinilai sebagai 'kalah sebelum bertanding'. Bisa juga, tidak serius menjalankan roda kompetisi Divisi Utama PSS. Begitu pendapat ketua Slemania, R Supri Yoko saat dihubungi, Sabtu (20/3) kemarin.

Menurut Supri Yoko, kalau itu bagian dari strategi, jelas sangat tidak tepat. Karena dalam dua laga tandang tersebut PSS bakal sulit untuk merebut poin. Padahal PSS sangat membutuhkan tambahan poin. Jika nanti PSS kalah lagi melawan Persiram dengan selisih gol yang telak, akan merepotkan PSS saat main di kandang. Kalah 4-0 dari Perseman saja membut selisih gol PSS kini menjadi minus banyak.

Yoko mengakui walaupun PSS nanti kalah dengan Persiram namun bila menang lawan Persiku di kandang, PSS masih bisa selamat dari degradasi. Tetapi kalau kalah PSS bakal habis. Berbeda jika PSS tetap tampil dengan materi terbaiknya. Mungkin saja merebut satu poin dan itu akan meringankan beban PSS di kandang.

Maka ia berharap PSS dalam pertandingan Senin (22/3) besnk bisa merebut poin dari Persiram. Sedang pemain PSS yang kini disimpat harus betul-betul bisa mengefektifkan latihan agar bisa memenangkan pertandingan melawan Persiku Kudus dan PSIR Rembang.

Dari Sorong pelatih PSS, Singh Bettay menyatakan, menghadapi Persiram, skuad nya akan berusaha keras merebut poin. Timnya akan tampil dengan pola berbeda. Jika saat melawan Perseman menggunakan formasi 3-5-2, melawan Persiram akan memakai pola 4-3-3 dengan harapan PSS bisa tampil lebih baik.

( by: Admin 1 oleh M.Fajar / Slemania Green Fort )

Slemania Gelar Tour Ke Blitar

Slemania siap menggelar tour ke Blitar untuk mendampingi perjuangan tim Super Elang Jawa, PSS Sleman pada laga perdana Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia menghadapi tuan rumah PSBI Blitar yang dijadwalkan Jumat (05/03) di stadion Soeprijadi Blitar.

Biaya tour ke Blitar Rp 60 ribu untuk transport dan tiket masuk stadion. Pendaftaran dimulai tgl 1-4 Maret 2010 di Sekretariat Slemania, lantai 2 sayap barat Kompleks Stadion Tridadi Sleman mulai jam 15.00 - 18.00 WIB. Sedangkan rombongan Slemania direncanakan berangkat Kamis (04/03) jam 24.00 WIB dari Stadion "Old" Tridadi Sleman.

( by : Admin 1 oleh M.Fajar / Slemania Green Fort )

Dapatkan DVD Film Slemania "120210"

Setelah dinanti akhirnya kelar juga proses produksi DVD Film Slemania "120210". DVD film yang digarap oleh pengurus pusat Slemania bersama Slemania University ini berisi tentang perjalanan Slemania mendukung PSS Sleman di Stadion Mandala Krida saat berhadapan dengan PSIM Yogyakarta (12/02).

DVD film Slemania "120210" ini dijual dengan harga Rp 25.000,00 perkeping. Bagi kawan-kawan yang ingin memiliki DVD tersebut dapat menghubungi pengurus Slemania atau Slemania University.

Info lebih lanjut silahkan menghubungi:
- Rengga (University): 085643240615
- M. Sanusi (Sekretaris Slemania): 081328821057

[ by : Admin 1 oleh M.Fajar / Slemania Green Fort ]

Slemania Dilarang Datang Ke Sasana Krida AAU

Laga lanjutan derby DIY antara PSIM vs PSS yang sempat terhenti di menit 63 karena kerusuhan di stadion Mandala Krida Yogyakarta (12/02) akan segera dilaksanakan di tempat lain.

Pertandingan yang masih menyisakan 27 menit tersebut bakal di gelar di stadion Sasana Krida, AAU, hari ini Jumat (26/02) TANPA PENONTON. Dengan adanya keputusan ini, makan Slemania dan teman-teman Slemania Green Fort dilarang keras datang ke AAU. Diharapkan rekan-rekan Slemania dan teman-teman Slemania Green Fort cukup mendoakan saja agar PSS mampu meraih kemenangan. Bagaimanapun juga kita harus bisa menjaga nama baik PSS Sleman dan Slemania.

( by : M.Fajar / Slemania Green Fort )

Silaturahmi PSS, Slemania Dan Doa Bersama

Menyambut pertandingan kandang pertama pada putaran ke-2 Kompetisi Divisi Utama (Liga Joss) tahun 2009/2010, DPP Slemania menggelar acara Silaturohmi Pemain PSS, Slemania, dan Doa bersama. Selain acara itu juga akan ada perkenalan 3 pemain baru (Sylla Bamba, Nkomo Joseph Marcel, dan Mamadou Diallo) yang akan memperkuat PSS pada putaran kedua ini.

Acara akan dilaksanakan:
- Hari ini (Sabtu, 20 Februari 2010)
- Mulai Jam: 19.00 WIB
- Tempat: Stadion 'Old' Tridadi

Selain itu juga diadakan silaturohmi dengan DPRD Sleman, Kapolres dan jajaran Muspika Kabupaten Sleman. Diharapkan dengan diadakan acara ini, akan terjadi koordinasi yang baik dari semua elemen, sehingga seluruh pertandingan kandang PSS Sleman yang di gelar di Stadion Maguwoharjo pada putaran kedua nanti dapat berjalan lancar.

Diharapakan kepada seluruh Slemania dan pendukung PSS Sleman datang menghadiri acara tersebut.

Tetap dukung PSS bagaimanapun keadaanya!!

[ by : Admin 1 oleh M.Fajar ]

Tour De Mandala Krida

Dengan adanya keputusan dari DPP Slemania yang akan memberangkatkan suporter untuk mendukung tim kebanggaan kita PSS Sleman tanggal 12 Februari 2010 besok, diharapkan teman-teman Slemania yang ikut berangkat mendukung PSS di Mandala Krida untuk segera mendaftarkan diri di sekretariat Slemania di Lt.2 Stadion 'Old' Tridadi ditunggu sampai besok pukul 12.00 WIB atau mencapai kuota 2000 (setelah itu pendaftaran ditutup), karena kita hanya akan mendapat kuota 2000 saja, dan sampai berita ini dipublikasikan, sudah lebih dari ribuan pendaftar. Biaya RP 12.000,-. Semua yang masuk dalam daftar dipastikan akan mendapatkan tiket. Untuk contact person bisa menghubungi: 087839754747 (tidak menerima sms)

Kita dukung PSS, dahulu, sekarang dan selamanya...

Slemania Diterima Di Mandala Krida

Slemania, suporter PSS Sleman siap memberikan dukungan langsung kepada PSS Sleman saat laga “Derby DIY” dalam lanjutan Liga Joss 2009/2010 putaran kedua di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Jum’at (12/02). Keputusan itu didapat setelah ada jawaban resmi dari pihak Panpel PSIM dan suporter PSIM, Brajamusti bahwa Slemania diijinkan datang di Mandala Krida dengan atribut.

Slemania dipastikan diberi kuota 2000 oleh panpel PSIM dan Brajamusti. Dengan ini maka pengurus pusat Slemania resmi membuka pendaftaran untuk berangkat ke Mandala Krida. Pendaftaran dimulai besok sore, Rabu (10/02) di Sekretariat Slemania, Lantai 2 Sayap barat Kompleks Stadion Tridadi, Sleman dengan biaya Rp. 12.000,-. Mengenai keberangkatan, rombongan kumpul di Terminal Condongcatur, Depok, Sleman, Jum’at (12/02) pukul 13.00 WIB.

Undangan Musda Slemania Jabodetabek

Kepada Yth.
Anggota Slemania Jabodetabek
di-Tempat

Dengan hormat,

Mengharap kehadiran anggota Slemania & Simpatisan di Wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Cikarang, Serang, Cilegon dan sekitarnya pada :

Hari : Sabtu, 13 Pebruari 2010
Tempat : Pasar Kemis, Tangerang
Waktu : Jam 09.30 s/d selesai
Acara :

1. Musda Slemania Jabodetabek
2. Pemilihan Ketua & Pengurus
3. Pengukuhan Laskar STARMILD and Batavia Cyber
4. Hiburan

Demikian kami sampaikan, mengingat pentingnya acara tersebut diatas dimohon hadir tetap pada acara yang telah ditentukan

Terima kasih


SALAM SATOE HATI
Slemania Jabodetabek


SRI_QQ
------
Ketua


Cc : Pengurus Pusat Slemania Jogyakarta
(sebagai laporan)

P:

[ by : Admin ]

Manajemen Mendengar Aspirasi Slemania

Kabar gembira datang dari manajemen PSS Sleman sebelum dimulainya putaran kedua kompetisi Divisi Utam Liga Indonesia 2009/2010. Seperti judul diatas, akhirnya manajemen mendengan usulan dari Slemania yaitu untuk penambahan pemain.

Manajemen telah menyetujui akan menambah 1 pemain asing dan 2 lokal dalam rapat manajemen kemarin siang. Untuk nama-nama pemain belum bisa dipublikasikan, yang jelas manajemen sudah mengantongi nama pemain yang sudah mendaftar dan akan mengikuti seleksi. Seleksi sendiri rencananya akan dilaksanakan Kamis di Stadion Maguwoharjo Depok Sleman.

Ketua Slemania, R. Supriyoko ketika dihubungi crew web mengatakan sangat mendukung langkah ini. "Saya sangat mendukung sekali karena hal tersebut yang sangat kita harapkan dan selalu kita minta kepada manajemen", katanya. Beliau juga berharap dengan penambahan pemain ini, prestasi PSS Sleman tambah bagus dan Slemania akan memenuhi lagi stadion Maguwoharjo di setiap laga kandang PSS.

"Jangan Pernah Lelah Mendukung PSS Sleman"

[ by : Admin ]

Berita Duka

Innalillahi waina illahi roji'un..
Telah meninggal dunia Bp H Sigit Rubiyo, ayahanda dari Ir. Wahyu Wibowo (mantan ketua Slemania th jabatan 2000-2005), hari ini Selasa 5 Januari 2010 jam 14.15 di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta. Almarhum akan dimakamkan pada hari Rabu 6 Januari 2010 jam 14.00.

Bagi rekan-rekan Slemania yang ingin melayat di harapkan berkumpul di kompleks stadion Tridadi Sleman pukul 12.00 siang.

by: Admin